Kediri, Lombok Barat,NTB — Institut Agama Islam (IAI) Nurul Hakim Kediri, Lombok Barat, terus memperkuat wawasan global sivitas akademika melalui kerja sama internasional dengan Universiti Kuala Lumpur Royal College of Medicine Perak (UniKL RCMP), Malaysia. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan International Seminar dengan tema “Resilience and Mental Health: A Muslim Educator’s Perspective”.
Seminar yang dilaksanakan pada 29 Rabiul Awal 1449 H/11 September 2026 tersebut menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Harris Shah Abd Hamid, Head of Psychology Department, UniKL Royal College of Medicine Perak, Malaysia, sebagai narasumber.
Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI Nurul Hakim Kediri. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan wawasan dosen melalui interaksi langsung dengan akademisi dari perguruan tinggi internasional.
Mengangkat tema resilience dan kesehatan mental dari perspektif pendidik Muslim, seminar membahas pentingnya kemampuan membangun ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dalam konteks pendidikan, kesehatan mental menjadi aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian karena berpengaruh terhadap proses pembelajaran, hubungan sosial, produktivitas, dan perkembangan peserta didik.
Bagi mahasiswa PAI, seminar internasional ini memberikan pengalaman akademik yang berharga dalam memahami persoalan pendidikan dari perspektif yang lebih luas. Sebagai calon pendidik, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi keagamaan dan pedagogik, tetapi juga perlu memahami aspek psikologis dan kesehatan mental peserta didik.
Sementara itu, dosen PAI IAI Nurul Hakim terlibat aktif dalam forum akademik tersebut. Kehadiran dan keterlibatan dosen menjadi bagian dari penguatan kompetensi akademik sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dengan akademisi internasional, khususnya dalam mengintegrasikan perspektif psikologi dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
Seminar ini juga menjadi ruang dialog antara pendidikan Islam dan ilmu psikologi, terutama dalam memahami bagaimana nilai-nilai keislaman dapat menjadi salah satu landasan dalam membangun ketahanan diri dan kesehatan mental. Perspektif tersebut relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini yang semakin menekankan pentingnya pendekatan holistik terhadap peserta didik.

Kerja sama dengan UniKL RCMP Malaysia menjadi langkah strategis bagi IAI Nurul Hakim Kediri dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Kolaborasi akademik seperti ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kegiatan seminar, tetapi juga berkembang ke berbagai bentuk kerja sama lainnya, seperti guest lecture, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa PAI dalam kegiatan internasional tersebut sekaligus menunjukkan komitmen IAI Nurul Hakim dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi keislaman, kemampuan akademik, wawasan global, dan kesiapan menghadapi dinamika pendidikan di tingkat internasional.
Melalui kolaborasi bersama UniKL RCMP Malaysia, IAI Nurul Hakim Kediri terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam pengembangan pendidikan.

