Kediri, Lombok Barat, NTB — Institut Agama Islam (IAI) Nurul Hakim Kediri Lombok Barat terus memperkuat kompetensi akademik dan keislaman mahasiswa melalui kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Ulum Syar’i bagi Mahasiswa Semester V. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya institusi dalam membekali mahasiswa dengan penguasaan ilmu-ilmu keislaman yang relevan sebagai fondasi profesionalisme, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Pembekalan disampaikan langsung oleh Rektor IAI Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, H. Nurul Mukhlisin Asyrafuddin, Lc., M.Ag., Ph.D. Dalam penyampaiannya, Rektor menekankan pentingnya penguasaan Ulum Syar’i sebagai bagian integral dari kompetensi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam.

Menurutnya, mahasiswa PAI tidak cukup hanya memiliki kemampuan pedagogis dan metodologis dalam proses pembelajaran. Mereka juga dituntut memiliki pemahaman keislaman yang kuat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
“Mahasiswa PAI harus memiliki kompetensi yang utuh. Tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga memiliki fondasi keilmuan Islam yang kuat sehingga mampu menjawab berbagai persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat,” demikian penekanan dalam pembekalan tersebut.
Kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik maupun profesional. Sertifikasi Ulum Syar’i diharapkan menjadi salah satu instrumen yang dapat memberikan pengakuan terhadap penguasaan kompetensi keislaman mahasiswa selama menempuh pendidikan di IAI Nurul Hakim.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen IAI Nurul Hakim untuk terus membangun budaya akademik yang mengintegrasikan penguasaan ilmu, kompetensi profesional, dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Bagi mahasiswa Program Studi PAI, penguatan kompetensi Ulum Syar’i memiliki posisi strategis. Sebagai calon pendidik, mereka akan berhadapan langsung dengan generasi yang tumbuh dalam lingkungan sosial dan digital yang semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut calon guru Pendidikan Agama Islam memiliki kapasitas keilmuan yang kuat sekaligus kemampuan menyampaikan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan relevan.
Pembekalan juga menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademik IAI Nurul Hakim. Peningkatan kompetensi mahasiswa perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas dosen, kurikulum, serta ekosistem pembelajaran yang mendukung pencapaian standar mutu perguruan tinggi.
Melalui kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Ulum Syar’i ini, IAI Nurul Hakim berharap mahasiswa Semester V semakin siap melanjutkan proses akademiknya dengan bekal keilmuan yang lebih kokoh. Khusus bagi mahasiswa PAI, kompetensi tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk tampil sebagai calon pendidik yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kedalaman pemahaman keislaman.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan arah pengembangan IAI Nurul Hakim dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter keislaman dan kompetensi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan zaman.
